<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Ekonomi Pariwisata on Destinasi Wisata Populer Dunia</title><link>https://wisatapopulerdunia.com/categories/ekonomi-pariwisata/</link><description>Recent content in Ekonomi Pariwisata on Destinasi Wisata Populer Dunia</description><generator>Hugo</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 14:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://wisatapopulerdunia.com/categories/ekonomi-pariwisata/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Geopolitik Pariwisata Berkelanjutan: Paradigma Pengelolaan Taman Nasional Serengeti</title><link>https://wisatapopulerdunia.com/2026/02/geopolitik-pariwisata-berkelanjutan-paradigma-pengelolaan-taman-nasional-serengeti/</link><pubDate>Tue, 24 Feb 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://wisatapopulerdunia.com/2026/02/geopolitik-pariwisata-berkelanjutan-paradigma-pengelolaan-taman-nasional-serengeti/</guid><description>&lt;p>Taman Nasional Serengeti bukan sekadar hamparan sabana luas yang menampung migrasi tahunan jutaan wildebeest dan zebra; ia adalah episentrum geopolitik yang menentukan arah kebijakan ekonomi dan lingkungan di kawasan Afrika Timur. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Serengeti mewakili persimpangan kompleks antara ambisi pembangunan nasional Tanzania, tuntutan konservasi global, dan dinamika hubungan antarnegara dalam blok &lt;em>East African Community&lt;/em> (EAC). Pengelolaan Serengeti telah berevolusi dari model kolonial yang eksklusif menuju paradigma modern yang mencoba menyeimbangkan antara kedaulatan negara, hak-hak masyarakat adat, dan kebutuhan pasar pariwisata global yang kian menuntut standar keberlanjutan yang tinggi.&lt;/p></description></item></channel></rss>